Penerapan Sistem Terdistribusi Smart City di Kota
Bogor
SASARAN SMART CITY DAERAH
Kota
cerdas merupakan konsep yang harus dikembangkan bersama-sama dan disesuaikan
dengan tujuan dan misi pembangunan, kebutuhan, serta kondisi Kota Bogor.
Pengembangan kota cerdas diharapkan tidak hanya menjadi sebuah program dan
branding sesaat, tetapi dapat menjadi jembatan menuju pengembangan dan
pembangunan kota yang berkelanjutan (self sustain development).
Pada
tahun 2015, Kota Bogor telah memiliki Ruang Terbuka Hijau sebesar 14 persen.
Kota Bogor juga memiliki 27 taman kota yang telah berfungsi dengan baik.
Program edukasi “Bogor Education Fair” khususnya untuk para pelajar di Kota Bogor
telah dijalankan selama dua tahun terakhir. Trans-Pakuan, bus kota yang bahan
bakarnya bersumber dari energi alternatif telah beroprasional secara kontinu
dari tahun 2007 dan merupakan salah satu transportasi jangka panjang serta
ramah lingkungan. Sistem website Kota Bogor juga sudah terintegrasi menjadi
satu (all in one) dengan semua informasi yang sudah disediakan melalui website
tersebut. Terlebih, sejak tahun 2015, Kota Bogor telah memiliki ruang kontrol
Smart City yang diberi nama “Green Room”.
Kegiatan
dan program yang disebutkan telah mampu menjadi indikator untuk menjadikan Kota
Bogor sebagai salah satu Smart City di Indonesia. Kota Bogor dengan segala
potensi yang dimilikinya sangat layak dicanangkan menjadi salah satu “Smart
City” di Indonesia.
Smart Governance
Pemerintah
Kota Bogor sudah menerapkan aspek Smart Governance dengan baik. Dengan
mengakses http://kotabogor.go.id/ masyarakat mampu mendapatkan segala informasi
yang dibutuhkan. Informasi berita kota bogor, transparansi anggaran daerah,
profil wilayah kota bogor, aspirasi warga kota bogor, hingga pelayanan kota
bogor.
Semua
informasi mengenai persyaratan, alur dan prosesnya juga disediakan dalam web
tersebut. Tidak hanya itu, sistem pengaduan masyarakat, pelacak lokasi kota
bogor, bahkan hingga informasi kota mengenai hotel, akomodasi, agenda kota
bogor, maupun kuliner juga tersedia.
Lokasi
tersebut bisa diberdayakan dengan konsep pedestrian mall seperti yang telah
diterapkan di La rambla Barcelona. Berdasarkan penelitian beberapa ahli
perencanaan dan arsitektur perkotaan pada beberapa kota-kota besar di Eropa,
pedestrian mall dapat meningkatkan jumlah pengunjung suatu kawasan sampai 50%
dan pedestrian mall juga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang eceran dan
toko-toko sebesar 25 sampai dengan 40%. Hal ini juga dapat meningkatkan
semangat berwirausaha masyarakat kota bogor. Secara keseluruhan, Smart
Government harus mampu mempertahankan dan meningkatkan kemudahan akses
all‐in‐one. Tidak ada lagi kebingungan, antre panjang di berbagai instansi
pemerintahan, dan mengisi formulir kertas berlembar‐lembar.
Pembangunan
smart governance dilakukan pada beberapa indikator sebagai berikut :
a.
Pelayanan
publik
b.
Manajemen
birokrasi yang efisien
c.
Efisien
kebijakan publik
Smart Branding
Konsep
branding daerah difokuskan pada peningkatan brand value daerah yang dapat
mendorong aktivitas perekonomian dan pengembangan kehidupan sosial dan budaya
lokal yang pada akhirnya mampu memberikan manfaat berupa peningkatan
kesejahteraan masyarakat.
Smart
branding dilakukan pada beberapa indikator :
a.
Membangun
dan memasarkan ekosistem pariwisata (tourism branding)
b.
Membangun
platform dan memasarkan ekosistem bisnis daerah (business branding)
c.
Membangun
dan memasarkan wajah kota (city appearance branding)
Smart Economy
Ekonomi
cerdas merupakan pendekatan pemecahan msalah ekonomi daerah dengan membuka
akses informasi yang luas sehingga meningkatkan peluang warga untuk melakukan
aktivitas ekonomi yang efektif dan efisien dengan mereduksi biaya operasional
lebih minimal, lebih produktif dan mampu tumbuh secara berkelanjutan. Pengembangan
ekonomi cerdas di Kota Bogor pun akan dilakukan suatu upaya untuk mengurangi
resiko dalam sistem pembayaran yang semakin hari cenderung semakin meningkat.
Pembanguan
ekonomi cerdas akan dilakukan terhadap beberapa indikator sebagai berikut :
a.
Membangun
ekosistem industri yang berdaya saing
b.
Mewujudkan
kesejahteraan rakyat
c.
Membangun
ekosistem transaksi keuangan
Smart Living
Sasaran
dari smart living sebagai salah satu dimensi Smart City adalah untuk mewujudkan
lingkungan tempat tinggal yang layak tinggal, nyaman, dan efisien.
Inisiatif
pembangunan Smart Living diantaranya dapat dilakukan pada beberapa indikator
sebagai berikut:
a.
Harmonisasi
tata ruang wilayah
b.
Mewujudkan
prasarana kesehatan
c.
Menjamin
ketersediaan sarana transportasi
Smart Society
Sasaran
dari smart society dalam Smart City adalah mewujudkan ekosistem sosio-teknis
masyarakat yang humanis dan dinamis, baik fisik maupun virtual untuk
terciptanya masyarakat yang produktif, komunikatif, dan interaktif dengan
digital literacy yang tinggi. Sasaran dari smart society tersebut diwujudkan
dengan pengembangan tiga elemen di dalam smart society, yaitu komunitas warga
(community), ekosistem pembelajaran (learning), dan sistem keamanan (security).
Inisiatif
pembangunan Smart Society diantaranya dapat dilakukan atas indikator sebagai
berikut:
a.
Mewujudkan
interaksi masyarakat yang efisien
b.
Membangun
ekosistem belajar yang efisien
c.
Mewujudkan
sistem keamanan masyarakat
Smart Environment
Inisiatif
pembangunan Smart Environment diantaranya dapat dilakukan atas indikator
sebagai berikut:
a.
Mengembangkan
program proteksi lingkungan
b.
Mengembangkan
tata kelola sampah dan limbah
c.
Mengembangkan
tata kelola energi yang bertanggungjawab
ANALISIS VISI PEMBANGUNAN DAERAH
Sebagai
hinterland city dari ibukota negara, Kota Bogor dalam Visi dan Misinya telah
mencantumkan target pencapaian masa depan sebagai kota cerdas yang berwawasan
teknologi informasi dan komunikasi. Cita-cita ini muncul sebagai suatu bentuk
kesadaran akan masa depan yang dinamis dengan perkembangan teknologi yang
semakin maju. Menjadi kota penyangga ibukota yang telah sedemikian maju
memberikan tantangan tersendiri bukan hanya kepada aparatur pemerintahan namun
juga kepada seluruh stakeholder daerah, masyarakat dan pihak swasta.